Setiap negara menyadari bahwa perdagangan negaranya dengan negara lain
harus terlaksana dengan baik, lancar, dan saling menguntungkan. namun
seringkali negara-negara tersebut membuat suatu kebijaksanaan dalam sektor
perdagangan antar negara yang justru menimbulkan hambatan dalam proses
transaksi perdagangan antar negara.
Namun demikian, dengan adanya perdagangan bebas, maka
hambatan-hambatan yang selama ini cukup menggelisahkan akan dicoba untuk
dikurangi dan jika mungkin dihapuskan. Adapun bentuk-bentuk hambatan yang selama ini terjadi diantaranya adalah:
Hambatan Tarif
Tarif adalah suatu nilai tertentu yang dibebankan kepada suatu komoditi luar negeri tertentu yang akan memasuki suatu negara (komoditi import). Tarif sendiri ditentukan dengan jumlah yang berbeda untuk masing-masing komoditi inpor. Secara garis besar betuk penetapan tarif ada dua jenis, yaitu :
- Tarif Ad-volarem, dan
- Tarif Spesifik
Hambatan Quota
Quota termasuk jenis hambatan luar negeriyng lazim dan sering diterapkan oleh suatu negara untuk membatasi masuknya komoditi impor ke negaranya. Quota sendiri daapt diartikan sebagai pemerintah suatu negara dengan menentukan batas maksimal suatu komoditi impor yang boleh masuk ke negara tersebut.
Hambatan Dumping
Meskipun karakteristiknya tidak seperti Tarif dan Quota, namun Dumping sering menjadi suatu masalah bagi suatu negara dalam proses perdagangan luar negerinya, seperti yang dialami baru-baru ini ( 1996 ), dimana industri sepeda indonesia dituduh melakukan politik Dumping. Dumping sendiri diartikan sebagai suatu tindakan dalam menetapkan harga yang lebih murah di luar negeri dibanding harga di dalam negeri untuk produk yang sama.
Hambatan Embargo/Sanksi Ekonomi
Sejarh membuktikan bahwa suatu negara yang karena tindakannya dianggap melanggar hak asasi manusia, melanggar wilayah kekuasaan suatu negara, akan menerima atau dikenakan sanksi ekonomi oleh negara lain ( PBB ).
sumber
16 Mei 2011
13 Mei 2011
PERDAGANGAN ANTAR NEGARA
Perdagangan luar Negri merupakan salah satu sumber kekayaan negara, sehingga jika suatu negara ingin mencapai kemakmuran, maka negara tersebut harus melakukan perdagangan dengan negara lain. Ada beberapa aalasan mengapa suatu negara memerlukan perdagangan antar negara adalah :
Pertama, tidak semua kebutuhan masyarakatnya dapat dipenuhi oleh produk yang dihasilkan di dalam negeri, sehingga untuk memenuhi kebutuhan tersebut harus melakukan impor dari negara lain yang memproduksinya.
contoh ; negara Belanda meskipun negara yang kaya, tapi tidak dapat menghasilkan rempah-rempah, sehingga harus membelinya dari negara-negara yang menghasilkannya (negara indonesia misalnya).
Kedua, Karena terbatasnya konsumen, tidak semua hasil produksinya dapat dipasarkan di dalam negeri, sehingga perlu di ekspor ke luar negeri.
Ketiga, sebagai sarana untuk melakukan alih teknologi. Dengan membeli produk asing suatu negara dapat mempelajari bagaimana produk tersebut dibuat dan dipasarkan.
Keempat, perdangangan antar negara sebagai salah satu cara membina persahabatan dan kepentingan politik lainnya.
sumber
Pertama, tidak semua kebutuhan masyarakatnya dapat dipenuhi oleh produk yang dihasilkan di dalam negeri, sehingga untuk memenuhi kebutuhan tersebut harus melakukan impor dari negara lain yang memproduksinya.
contoh ; negara Belanda meskipun negara yang kaya, tapi tidak dapat menghasilkan rempah-rempah, sehingga harus membelinya dari negara-negara yang menghasilkannya (negara indonesia misalnya).
Kedua, Karena terbatasnya konsumen, tidak semua hasil produksinya dapat dipasarkan di dalam negeri, sehingga perlu di ekspor ke luar negeri.
Ketiga, sebagai sarana untuk melakukan alih teknologi. Dengan membeli produk asing suatu negara dapat mempelajari bagaimana produk tersebut dibuat dan dipasarkan.
Keempat, perdangangan antar negara sebagai salah satu cara membina persahabatan dan kepentingan politik lainnya.
sumber
Langganan:
Postingan (Atom)